Menurut Peneliti ‘University of California’, Dugaan ‘Tanda-Tanda Peradaban Alien’ Diumumkan oleh Orang China Berasal Dari Bumi Itu Sendiri
  • Juni 17, 2022

Menurut Peneliti ‘University of California’, Dugaan ‘Tanda-Tanda Peradaban Alien’ Diumumkan oleh Orang China Berasal Dari Bumi Itu Sendiri

Halo pembaca BS!

Di bawah ini adalah item berita yang diterbitkan kemarin (16/06) tidak ada situs “Canaltech”, mencatat bahwa menurut seorang peneliti dari Universitas California yang mengaku terlibat dalam pekerjaan tersebut, mengatakan dia tidak setuju dengan peneliti China yang mengklaim telah menemukan tanda-tanda kemungkinan peradaban asing yang datang dari sistem bintang yang jauh.

Apakah peneliti Amerika ini digigit atau dia benar-benar berdasarkan fakta konkret untuk membuat pernyataan ini bertentangan dengan pernyataan China? Sejujurnya saya tidak tahu, yang saya tahu adalah bahwa perang di luar angkasa antara Amerika Serikat itu di Cina menjadi semakin sengit, dan ini juga jelas termasuk perang propaganda.

lucunya itu eu ini adalah Prof. Rui Botelho kami membahas berita ini dari Cina tadi malam selama kolom mingguan kami “RUANG MINGGUAN” (Lihat disini), kapan Prof. Rui Botelho memilih konservatisme dan kehati-hatian, mengatakan bahwa dia akan menunggu debat yang lebih besar oleh Kelas Ilmiah untuk kemudian dapat memberikan pendapat tentang masalah ini.

Untuk bagian saya, saya juga lebih suka menunggu sedikit untuk dapat memberikan pendapat, meskipun saya percaya bahwa cepat atau lambat, dengan kemajuan teknologi, dan melawan keinginan siapa pun, tanda-tanda peradaban asing akan terdeteksi dan dikonfirmasi.

Siapa tahu sahabat pembaca, umat manusia akan menyingkir kesombongannya yang luar biasa dan pasti memahami peran sebenarnya di alam semesta.

Luar Angkasa Brasil

Beranda – Sains – Luar Angkasa

Dugaan Tanda Peradaban Asing Berasal Dari Bumi, Kata Peneliti

Oleh Wyllian Torres

Diedit oleh Raphael Rigues

16 Juni 2022 jam 15:30

Sumber: NASA / Ben Smegelsky

Awal pekan ini, para peneliti China mengklaim telah menemukan kemungkinan tanda-tanda peradaban asing berasal dari sistem bintang yang jauh. Namun, seorang ilmuwan di University of California, yang terlibat dalam penelitian tersebut, tidak setuju dan mengatakan bahwa sinyal tersebut tidak lebih dari interferensi radio yang berasal dari planet kita sendiri.

Peneliti Tiongkok menemukan sinyal elektromagnetik pita sempit menggunakan Teleskop radio CEPAT (“Teleskop Bulat Bukaan Lima ratus meter”). Seorang karyawan FAST, yang tidak terlibat langsung dalam pekerjaan itu, memberi tahu media China bahwa itu bisa jadi sinyal alien.

(Gambar: Reproduksi / Atau Dongqu / Xinhua)

Teleskop radio FAST berdiameter 500 meter, terletak di barat daya Cina.

Tapi Dan Werthimer, seorang peneliti di University of California dan Institut SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence), yang proyeknya mencari jenis sinyal radio yang lemah ini, mengatakan bahwa semua sinyal yang ditemukannya adalah gangguan frekuensi radio terestrial.

Werthimer terlibat dalam pekerjaan yang mendeteksi sinyal mencurigakan dengan FAST, yang hasilnya dipublikasikan dalam makalah pendahuluan. Faktanya, survei tersebut hanyalah salah satu bagian dari survei luas langit yang akan memakan waktu setidaknya lima tahun untuk diselesaikan.

Peneliti menjelaskan bahwa interferensi frekuensi radio (RFI) itu masalah besar ketika melihat sinyal radio yang lebih lemah yang mungkin berasal dari peradaban asing. Jadi, polusi radio dari stasiun televisi, menara seluler, dan satelit mengganggu pengamatan teleskop radio.

(Gambar: Reproduksi/NASA)

Menurut seorang peneliti, sinyal yang mencurigakan itu sebenarnya berasal dari Bumi.

Sinyal mencurigakan datang dari arah bintang Kepler 438, sebuah sistem planet dengan zona layak huni yang menampung Planet mirip bumi. Werthimer mengatakan bahwa tidak peduli seberapa cepat FAST diarahkan ke arah ini, polusi radio dari Bumi dapat memasuki teleskop secara “samping”.

Bahkan jika sinyal ini bukan dari makhluk asing, peneliti tetap optimis menemukan kehidupan cerdas di luar angkasa. Werthimer ingat bahwa ada satu triliun planet di Bima Sakti, termasuk benda-benda kecil berbatu seperti Bumi dengan air cair.

Ini hanya di galaksi kita, karena diperkirakan ada 100 miliar lainnya di alam semesta. Artikel awal penelitian ini diterbitkan di platform Lapangan Penelitian.

hasil pengeluaran sgp hari ini adalah perihal yang paling dinanti-nantikan oleh tiap tiap pemain togel sgp, sebab seluruh hasil keluaran togel singapore dapat tersusun rapi terhadap tabel knowledge sgp yang nantinya dapat mempermudah para pemain untuk menyaksikan hasil result toto sgp sebagian hari atau lebih dari satu minggu yang lalu, hasil ini nantinya akan menopang para master togel untuk memprediksi hasil keluaran periode berikutnya. Bagi anda yang bingung didalam mencari hasil pengeluaran sgp paling akurat dan resmi, web ini adalah area yang pas untuk kamu dikarenakan seluruh Info disitus bicentenariobu sudah diverifikasi dan safe secara resmi.

Perang99

E-mail : admin@rumeliegitimvakfi.org